Bisnis Interaktif

catatan kecil tentang perjalanan hidup, bisnis dan hobby

Berbisnislah Dengan Hati

with 2 comments

Sudah jamak bagi setiap pebisnis bahwa profit adalah salah satu target goal. Lalu yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana sih cara mendapatkannya….dengan cara apa?

Seorang teman SMA bercerita dengan bangga bahwa dia berhasil mendapat keutungan besar berlipat-lipat di bisnis otomotif yang dikelolanya. Kenapa besar? ya dia menjual sparepart aspal yang murah lalu diberi hologram layaknya asli. Tentunya dia menjual dengan harga asli atau resmi. Dapat dibayangkan berapa besar dia meraup keuntungan?

di lain waktu…saya pernah memberi order sablon kaos pada percetakan A (maaf, nama disamarkan) …berhubung tempat sablon mitra saya sedang mengalami overload. Hasilnya sungguh mengecewakan… desain, bahan, mutu cetakan dan lain-lain tidak sesuai spek yang diinginkan…padahal sudah saya bayar dengan harga tinggi.

dari dua contoh kasus ini bisa disimpulkan…mereka meraup keuntungan setinggi-tingginya…tetapi mereka juga sangat-sangat merugikan pelanggannya. Alhasil, boro-boro konsumen balik lagi untuk beli produk atau memakai  jasanya…tidak dilaporkan ke pihak berwajib juga sudah untung…

mengutip istilah seorang sahabat, “berbisnis tidak sekedar jualan, bisnis tidak sekedar beli harga murah dengan kualitas jelek untuk dijual dengan harga setinggi-tingginya…no way”


Mungkin sekarang yang harus direncanakanadalah…

bagaimana bisa meningkatkan nilai tambah dari barang yang kita jual, bagaimana menumbuhkan kepercayaan pelanggan biar tetap loyal, bagaimana membuat pelanggan untuk kembali lagi beli ke tempat kita, bagaimana membuat pelanggan bisa bercerita kepada temannya untuk merekomendasikan bahwa kalau membeli produk / jasa langsung saja ke tempat kita.

Ini barangkali yang agak-agak dilupakan oleh teman-teman pebisnis.

Saya sendiri agak kurang sependapat bahwa “Pembeli adalah Raja”….

harus lebih dari itu…ikatan emosional penting disini. ada perasaan empati untuk melayani…jadikan mereka mitra sejajar bisnis kita.

Alangkah senangnya apabila barang yang dipesan bisa cepat dipenuhi dan mereka menelepon ” Pak… terima kasih…barang sudah saya terima tepat waktu…bagus-bagus juga yach…saya puas lho, lain waktu saya bisa pesan lagi khan ke bapak ?”…sungguh ucapan yang tidak bisa kita nilai dengan uang…dengan materi….dengan keuntungan sesaat.

ada ungkapan sedikit nakal dari seorang ahli marketing dan motivator (harap diambil positifnya aja)..“perlakukan pelanggan kita seperti kekasih kita, jangan seperti memperlakukan  istri kita”

karena apa?…karena kalau tanggung jawab ke istri sekedar kewajiban, tetapi kepada kekasih apa saja kita layani dengan sepenuh hati…

Warning!!!Just Intermezo…ambil positifnya saja…

lalu bagaimana dengan Anda? silakan dipilih…karena hidup adalah pilihan, termasuk bisnis yang kita geluti…

suksessehatselamat,

mofied

Written by Mofied

Juli 28, 2010 pada 6:29 pm

Ditulis dalam motivasi

2 Tanggapan

Subscribe to comments with RSS.

  1. Salam kenal pak ,saya nanang sugistiono
    saya kira in orang wandon ,karena nama depannya novia.
    untuk binis betul pak harus Qualitas & Delivery menjadi nomor wahid
    selain juga cost yang kopentitip dengan pesaing.

    Nanang Sugistiono

    Juli 30, 2010 at 8:15 am

    • salam kenal juga Pak…betul pak…harus ada “sentuhannya”

      terima kasih sudah berkunjung ke blog saya…

      mofied

      Juli 31, 2010 at 6:00 am


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: