Ciptakan Situasi
Anda pernah kena demam memelihara ikan lohan? beberapa tahun yang lalu sebagian orang berubah jadi penggemar dadakan dengan memelihara ikan yang katanya membawa hoki itu. Harga per ekornya bisa selangit bahkan cenderung tidak masuk akal. Ada lagi beberapa jenis tanaman yang harganya dihitung dari jumlah daunnya yang lagi-lagi mengusik logika akal sehat kita. Jadi trend di kalangan masyarakat sebentar namun baru beberapa tahun merosot harganya. Bahkan sekarang…tanaman itu bisa dibeli dengan “cuma” merogoh kocek belasan ribu rupiah saja.
Dari beberapa contoh kasus diatas, terlihat kepiawaian beberapa pemain yang dengan sengaja menciptakan situasi seolah-olah komoditas yang diperjual belikan itu mahal dan langka.
Ajaibnya 2011 dan harapan 2012
Ketika sebagian orang sibuk dengan hiruk pikuk membakar petasan atau bermacet-macet ria menyambut acara pergantian tahun.. seperti biasa, saya juga melakukan ritual yang sama dengan cara berbeda. Duduk merenung sambil melakukan review ternyata jauh lebih asyik dari sekedar hura-hura.
Teringat…, diawal tahun 2011 lalu dengan cara yang sama saya menulis untuk bertekad fokus menjalankan satu usaha. Tulisannya silakan lihat disini. Disitu saya bercerita bahwa rasanya nya terlalu capek kalo menjalankan beberapa bisnis sementara bisnis inti yang dikelola masih belum optimal. Hasilnya..seiring perjalanan waktu, dengan berbagai tantangan yang ada, dan segala pasang surut keajaiban datang silih berganti.
Kenali Diri Sendiri
Sering dalam menjalankan usaha, kita dihinggapi beberapa penyakit latent yang kurang disadari. Salah satunya adalah selalu “silau” dengan bisnis teman dan selalu memandang bahwa bisnis yang kita jalani kurang “hot” dibanding mereka. Ada sisi positifnya sih, kita jadi terpacu untuk dapat minimal sama atau bahkan lebih dari mereka atau kita bisa belajar banyak dari mereka.
Yang jadi masalah adalah energi kita habis terkuras karena terlalu sibuk untuk membanding-bandingkan dengan bisnis kita. Alih-alih melakukan pembenahan dan berkonsentrasi untuk membesarkan …kita akan selalu membebek dan gonta-ganti bisnis karena ingin seperti mereka. Alhasil, biaya dan waktu yang kita keluarkan tidak sebanding dengan hasil yang didapat…dan bisnis jalan ditempat.
9 Business Model Building Blocks
Hampir semua tahu bahwa menggeluti dunia bisnis memang asyik dan menarik. Kenapa saya bisa bilang begitu? ya…karena kita bisa bebas berekspresi untuk menyalurkan hal-hal yang ada di kepala untuk diterapkan dalam keseharian pengelolaan usaha.
Beberapa minggu ini saya ikut sesi kelas yang digalang dan dimentori oleh Mas Kika Syafii selaku CEO alurkria.com. Baca entri selengkapnya »
Sentuhlah Pelangganmu
“Sudah Kami Transfer sebesar 5 Juta sebagai DP pembuatan kostum, mohon segera progress” begitu bunyi SMS suatu pagi dari seorang customer dari Papua.
Bukan teman, tidak k
enal wajah, ketemu langsung juga belum pernah..hanya berkomunikasi melalui layanan SMS atau paling banter melalui kontak telpon tetapi dia berani bertransaksi dan mentrasfer sejumlah uang.
Gagalnya Bisnis Online
Baru-baru ini, seorang teman curhat tentang bisnis yang sedang dijalaninya. Dia yang baru sebentaran menggeluti bisnis kuliner rupanya tergoda juga untuk merambah bisnis yang lain. Sudah enam bulan ini punya website karena melihat teman-temannya yang lebih dulu sukses menjalankan toko online nya. Rupanya dia terkena syndrom “rumput tetangga selalu lebih hijau”. Ya.. disaat bisnis kulinernya juga belum jalan dia mau coba-coba bisnis lain yang tentunya harus dipelajari lagi dari awal.
Ceruk
Lensa Buram
Mental Block
Basic Instinct
Mungkin dari kita pernah nonton dengan judul diatas yang dibintangi oleh aktris favorit saya Sharon Stone.
Kali ini tidak akan mengupas itu karena saya bukan ahli resensi film, tapi akan melihat dengan cara pandang berbeda.
Sebut saja namanya Bang Syahrul. Dia merupakan salah satu mitra dari kostumbola.com yang memasok kebutuhan kaos bola dan perlengkapannya. Omsetnya sudah mencapai angka M pertahun.



